Bagi kamar mandi dengan konsep modern, bathtub adalah bagian yang sangat penting. Tak hanya menjadi perlengkapan saja, melainkan juga bisa memberikan karakter pada ruangan serta pengalaman relaksasi yang berharga. Untuk itu, penting bagi Anda mengerti tips memilih bathtub agar kamar mandi berfungsi sebagaimana mestinya.
Saat ini, material bathtub yang cukup populer adalah tembaga. Material ini mampu memberikan tampilan yang eksklusif, karakter visual unik, serta daya tahan yang cukup tinggi. Sehingga, bathtub tembaga kerap ditemukan di vila mewah, hotel, sampai hunian pribadi.
Warna tembaga juga cenderung hangat dan berkilau sehingga bisa menciptakan suasana yang elegan. Namun, pemilihan bathtub tembaga harus dilakukan secara teliti. Pasalnya, harga material ini relatif tinggi sehingga Anda harus paham berbagai aspek sebelum memutuskan membelinya.
Supaya Anda tidak salah pilih, maka kami bagikan rangkaian panduan lengkap untuk memilih bathtub tembaga yang awet, mewah, dan mudah dirawat!
Tips Memilih Bathtub Tembaga Berkualitas
Yuk, simak penjelasan mengenai tips memilih bathtub yang berkualitas untuk melengkapi kamar mandi Anda di bawah ini:

1. Pastikan Ketebalan Material Tembaga
Ketika Anda memilih bathtub tembaga, hal yang perlu diperhatikan adalah ketebalan materialnya. Pasalnya, ketebalan material sangat mempengaruhi daya tahan produk. Bathtub tembaga yang berkualitas biasanya memiliki ketebalan 14 sampai 16 gauge. Pada standar kerajinan logam, semakin kecil angka gaugenya, maka materialnya juga semakin tebal.
Keuntungan tembaga tebal adalah bisa menahan tekanan air dan berat tubuh, stabil pada perubahan suhu air, tidak mudah berubah bentuk meski digunakan dalam waktu yang lama, serta umur pakainya jauh lebih panjang.
Bathtub yang tipis lebih mudah penyok dan dapat berubah bentuk setelah penggunaan bertahun-tahun. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk meminta informasi spesifikasi material pada penjual. Sebab, produsen yang profesional tidak akan ragu menyebutkan ketebalan tembaga yang digunakan.
2. Perhatikan Teknik Pembuatan Bathtub
Bathtub dari tembaga bisa dibuat dengan beberapa metode. Teknik yang digunakan bisa mempengaruhi kekuatan dan tampilan akhirnya. Nah, teknik yang paling umum digunakan adalah hand hammered copper. Teknik yang digunakan adalah memukul permukaan tembaga secara manual sampai membentuk tekstur yang khas.
Tekstur palu ini tidak hanya sebagai estetika belaka, melainkan bisa membuat struktur logam jadi lebih padat. Sehingga, kekuatan material pun akan menjadi lebih padat. Selain itu, teknik ini mempunyai karakter visual yang unik, artinya, tidak ada dua produk yang identik.
Ada juga teknik pressing mesin yang hasilnya lebih halus dan seragam. Namun, teknik ini menyebabkan hasilnya jadi terasa “pabrikan” ketimbang produk handmade yang unik.
3. Pilih Finishing yang Tahan Lama

Finishing bukan hanya sebagai lapisan akhir yang menentukan penampilan saja, melainkan juga penting dalam kemudahan perawatannya. Nah, finishing tembaga ada beberapa jenis, di antaranya:
- Finishing Natural Copper. Mempertahankan warna asli tembaga yang seiring waktu akan membentuk patina alami sehingga warnanya semakin artistik. Perubahan warna ini lebih disukai karena bisa memberikan kesan yang antik dan elegan.
- Finishing Brushed Copper. Pada permukaan tembaga diberikan tekstur halus seperti garis sapuan. Sehingga, warnanya jadi modern dan sedikit matte. Finishing ini mampu membuat sidik jari dan noda air jadi tidak terlalu tampak.
- Finishing Dark Patina. Finishing patina akan memberi warna yang lebih gelap seperti cokelat tua atau bahkan hampir berwarna hitam. Bathtub patina kerap dipilih untuk kamar mandi dengan gaya rustic dan industrial.
4. Perhatikan Konstruksi Sambungan
Hal yang kerap diabaikan oleh pembeli yakni memperhatikan sambungan pada bathtub tembaga. Bathtub yang berkualitas dibuat dari selembar tembaga besar lantas dibentuk jadi bak mandi. Sambungannya biasanya hanya di bagian tertentu seperti saluran pembuangan atau kakinya.
Sebaliknya, bathtub yang murah terbuat dari beberapa potongan tembaga yang disambung. Apabila teknik penyambungannya kurang rapi, ini akan menjadi titik lemah dari bathtub.
Maka dari itu, pastikan Anda mengecek apakah sambungannya terlihat halus dan rapi atau tidak. Lihat juga apakah ada bekas las yang kasar, serta bagian bawah bathtub yang diperkuat dengan struktur tambahan.
5. Pilihlah Desain yang Ergonomis
Bathtub tembaga dibuat dalam berbagai bentuk. Ada yang oval klasik, ada juga desain modern yang memiliki garis tegas. Akan tetapi, desain menarik saja tidak cukup, Anda perlu mempertimbangkan kenyamanannya terlebih dahulu.
Maka dari itu, silahkan Anda perhatikan beberapa aspek seperti kemiringan sandaran punggung, kedalaman bathtub, serta lebar bagian bahu. Bathtub yang terlalu sempit akan membuat Anda kurang nyaman saat berendam.
Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk beli bathtub, sebaiknya Anda duduk di dalamnya terlebih dahulu. Sehingga, Anda bisa tahu apakah ukurannya cocok dengan tubuh atau tidak.

Selain 5 tips yang sudah dibahas pada poin di atas, Anda juga perlu memastikan produsen atau pengrajin bathtub tersebut memang profesional dan berpengalaman. Biasanya, produsen yang telah lama bekerja dan membuat kerajinan tembaga, sudah tahu bagaimana membuat logam yang tebal, kuat, dan estetik.
Untuk itu, pastikan Anda cek terlebih dahulu portfolio produk dari pengrajin tersebut. Jangan lupa cek juga ulasan pelanggan dan detail sertifikasi produk. Biasanya, produsen yang profesional mampu memberikan informasi yang transparan tentang proses produksi dan material yang dipakai.
Salah satu produsen yang direkomendasikan adalah Logo Tembaga. Di sini, Anda bisa mendapatkan produk kerajinan tembaga dan kuningan yang berkualitas seperti logo kuningan, lampu tembaga, bathtub tembaga, dan sebagainya.
Segera cek berbagai produknya di laman utama website ini! Atau, langsung konsultasikan kebutuhan Anda melalui narahubung Logo Tembaga di pojok kanan bawah laman ini!

