ARTIKEL

7 Jenis Kubah Masjid Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Yuna Ni

Kubah enamel, Sumber: contractorkubahmasjid.com

Ada beberapa jenis kubah masjid jika dilihat dari bahan pembuatannya. Masing-masing bahan memiliki karakteristik dan kelebihan. Biasanya, pemilihan bahan kubah disesuaikan dengan konsep arsitektur masjid.

Selain itu, kondisi lingkungan dan anggaran yang tersedia juga menjadi bahan pertimbangan. Ada bahan yang unggul dalam hal kekuatan dan daya tahan cuaca, ada pula yang unggul dari segi  estetika. 

Jenis Kubah Masjid

Dengan memahami jenis-jenis bahan kubah masjid, pengelola maupun panitia pembangunan masjid bisa lebih mudah dalam menentukan pilihan yang tepat. Berikut adalah beberapa material yang sering dipakai untuk pembuatan kubah masjid:

1. Kubah Masjid dari Tembaga

Kubah dari tembaga, Sumber: damaartgallery.co.id
Kubah dari tembaga, Sumber: damaartgallery.co.id

Kubah masjid berbahan tembaga dikenal sebagai salah satu pilihan premium karena daya tahannya yang sangat baik. Material ini tahan terhadap cuaca ekstrem, tidak mudah berkarat, dan mampu bertahan puluhan hingga ratusan tahun jika dirawat dengan benar. 

Secara tampilan, tembaga mampu memberikan kesan mewah, hangat, dan klasik, terutama ketika warna alaminya berubah menjadi patina kehijauan seiring waktu. Perubahan warna ini justru sering dianggap sebagai nilai estetika tersendiri. 

Kubah tembaga juga fleksibel untuk dibentuk dalam berbagai desain, mulai dari gaya Timur Tengah hingga arsitektur modern. Meski biaya awalnya relatif tinggi, kubah tembaga sering dianggap sebagai investasi jangka panjang karena minim perawatan.

2. Kubah Masjid dari Kuningan

Kubah masjid kuningan, Sumber: googleusercontent.com
Kubah masjid kuningan, Sumber: googleusercontent.com

Kuningan merupakan campuran tembaga dan seng yang memiliki warna keemasan cerah. Jenis kubah masjid dari bahan kuningan banyak dipilih karena memiliki tampilan yang elegan dan mencolok sehingga mudah menjadi pusat perhatian. 

Dari segi kekuatan, kuningan cukup tahan terhadap korosi dan cuaca meskipun tidak sekuat tembaga murni. Kubah kuningan cocok digunakan pada masjid yang ingin menonjolkan kesan mewah dan berkelas. 

Selain itu, proses pembentukan dan ukiran pada kuningan relatif lebih mudah. Hal itu memungkinkan Anda untuk menambahkan detail ornamen yang rumit. Perawatannya tetap diperlukan secara berkala agar kilapnya terjaga dan tidak kusam akibat paparan lingkungan.

3. Kubah Masjid dari Stainless Steel

Kubah stainless steel, Sumber: facebook.com
Kubah stainless steel, Sumber: facebook.com

Stainless steel menjadi pilihan populer untuk kubah masjid modern karena tampilannya yang bersih, mengkilap, dan sangat awet. Material ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap karat dan perubahan cuaca.

Terutama jika menggunakan stainless steel berkualitas tinggi. Bobotnya yang relatif ringan juga memudahkan proses pemasangan. Kubah stainless steel sering dilapisi warna emas atau perak untuk menambah kesan mewah. 

Dari segi perawatan, bahan ini tergolong praktis karena tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, secara estetik stainless steel cenderung memberikan kesan modern dan minimalis sehingga lebih cocok untuk masjid dengan desain arsitektur masa kini.

4. Kubah Masjid dari Aluminium

Kubah aluminium, Sumber: goodao.net
Kubah aluminium, Sumber: goodao.net

Aluminium merupakan bahan kubah masjid yang ringan dan ekonomis. Jenis kubah masjid yang satu ini tidak membebani struktur bangunan karena bobotnya yang ringan. Selain itu, aluminium juga cukup tahan terhadap korosi, terutama jika sudah dilapisi cat pelindung. 

Kubah aluminium mudah dibentuk dan tersedia dalam berbagai warna serta motif. Hal ini membuatnya fleksibel untuk menyesuaikan dengan konsep masjid. Dari segi harga, aluminium lebih terjangkau dibandingkan tembaga atau kuningan. 

Meski demikian, daya tahannya berada di tingkat menengah. Jadi jenis kubah masjid yang satu ini perlu mendapatkan perawatan rutin agar tampilannya tidak cepat pudar dan tetap awet untuk waktu yang lama.

5. Kubah Masjid dari Galvalum

Kubah Galvalum, Sumber: anugerahkubah.co.id
Kubah Galvalum, Sumber: anugerahkubah.co.id

Galvalum adalah campuran baja, aluminium, dan seng. Material ini banyak digunakan sebagai bahan kubah masjid karena harganya yang relatif terjangkau. Kubah dari galvalum cukup kuat dan tahan terhadap karat jika dilapisi cat khusus. 

Kubah galvalum biasanya banyak dipilih untuk pembangunan masjid dengan anggaran terbatas, namun tetap ingin mendapatkan kubah yang kokoh dan rapi. Proses pemasangannya tergolong cepat dan efisien. 

Kekurangannya, galvalum tidak memberikan kesan mewah seperti tembaga atau kuningan. Namun dengan desain dan pewarnaan yang tepat, kubah galvalum tetap bisa tampil menarik dan fungsional.

6. Kubah Masjid dari Keramik

Kubah keramik, Sumber: instagram.com
Kubah keramik, Sumber: instagram.com

Kubah masjid berbahan keramik menonjolkan keindahan motif dan warna. Biasanya kubah masjid dari keramik banyak dipakai pada masjid dengan sentuhan arsitektur klasik atau Timur Tengah. 

Keramik terkenal sebagai bahan yang tahan terhadap panas dan perubahan cuaca. Disamping itu keramik juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Namun sayangnya bahan ini bobotnya cukup berat dan pemasangannya memerlukan keahlian khusus. 

Risiko pecah juga perlu diperhatikan, terutama saat proses pemasangan. Meski demikian, jika dirawat dengan baik, kubah keramik dapat bertahan lama dan memberikan tampilan yang sangat artistik.

7. Plat Enamel

Kubah enamel, Sumber: contractorkubahmasjid.com
Kubah enamel, Sumber: contractorkubahmasjid.com

Plat enamel merupakan salah satu bahan yang cukup banyak digunakan dalam pembuatan kubah masjid. Material ini berasal dari plat besi yang dilapisi enamel khusus, sehingga menghasilkan permukaan yang halus, mengkilap, dan memiliki daya tahan yang baik. 

Salah satu keunggulan plat enamel adalah ketahanannya terhadap karat. Lapisan enamel berfungsi sebagai pelindung sehingga kubah lebih awet meski terpapar panas dan hujan. Selain itu, permukaannya yang licin membuat kubah mudah dibersihkan.

Plat enamel juga tersedia dalam banyak pilihan warna sehingga memudahkan penyesuaian desain kubah, termasuk penambahan hiasan kaligrafi agar tampilan masjid semakin indah dan bernilai seni.

Demikian 7 jenis kubah masjid berdasarkan bahan pembuatannya yang dapat menjadi referensi sebelum menentukan pilihan. Setiap bahan memiliki keunggulan masing-masing, baik dari segi tampilan, ketahanan, maupun perawatannya. 

Jika Anda menginginkan jenis kubah masjid yang memiliki kesan elegan, bernilai seni tinggi, dan awet untuk jangka panjang maka kubah masjid dari bahan tembaga atau kuningan bisa menjadi pilihan yang tepat.

Pemesanan kubah tembaga maupun kuningan dapat dilakukan melalui Logo Tembaga. Dengan pengerjaan profesional dan desain yang dapat disesuaikan, kubah masjid akan tampil lebih megah dan berkelas.